Sabtu, 09 Juni 2012

National Geographic Wild
Logo National Geographic Wild di Britania Raya & Amerika Serikat
Diluncurkan 21 Agustus 2006 (internasional)
29 Maret 2010 (Amerika Serikat)
Pemilik National Geographic Society (50%)
News Corporation (50%)
Format gambar 576i (SDTV)
1080i (HDTV)
480i (US)
Pangsa pirsawan 0.1% Britania Raya
(Februari 2008, [1])
Slogan "Think again."
"Dare to Explore"
Negara  Amerika Serikat (sejak 2010)
 Singapura
Wilayah siaran Asia
Australia
Eropa
Amerika Latin
Amerika Serikat
Menggantikan Adventure One (Britania Raya)
Fox Reality Channel (Amerika Serikat)
Saluran saudara National Geographic Channel, National Geographic Music
Situs web http://www.natgeowild.com
Ketersediaan
Satelit
Digiturk Turki Saluran 82
Sky Digital Britania Raya Saluran 528
Digi TV Rumania Saluran ?
DStv Afrika Selatan Saluran 261
SKY Italia Italia Saluran 405
Showtime Arabia Timur Tengah Saluran 213
Aora TV Indonesia Saluran 201
Indovision Indonesia Saluran 204
Kabel
Virgin Media Britania Raya Saluran 228
Star Hub Singapura Saluran 77
UPC Irlandia Saluran 216
RCS&RDS Rumania Saluran 48
UPC Rumania Saluran 51
Viet Bao CATV Vietnam Saluran 24
HOT Israel Saluran 45
Cable TV Hong Kong Hong Kong Saluran 56
Ziggo Belanda Saluran 205
UPC Belanda Saluran 316
Kbro Taiwan Saluran 97
Foxtel Australia Saluran 616
Tersedia di banyak penyedia kabel di AS Cek daftar lokal
IPTV
HKBN bbTV Hong Kong Saluran 303
Now TV Hong Kong Saluran 216
TrueIPTV Thailand Saluran 18
National Geographic Wild, biasanya disebut sebagai Nat Geo Wild, adalah sebuah saluran TV berlangganan. Merupakan saluran terakhir yang diluncurkan National Geographic Society. Pertama diluncurkan di Hong Kong dan Singapura tanggal 10 Agustus 2006,[1] ditujukan pada pemrograman kehidupan liar dan sejarah alam. Saluran ini kemudian diluncurkan di Britania Raya, Turki, Republik Irlandia, Rumania dan Vietnam menggantikan Adventure One. Saluran ini menjadi saluran kehidupan liar dwibahasa pertama di dunia, tersedia dalam Bahasa Inggris dan Kanton di pasaran Hong Kong.

Daftar isi

Pemrograman

Pemrograman Nat Geo Wild bersumber dari berbagai badan, termasuk distributor Britania dan Eropa, produksi bersama terrestrial dan produksi National Geographic Television.[2] Semua program didasarkan pada kehidupan liar alami dan sejarah kehidupan liar, dengan fokus besar terhadap predator terkejam. Versi Britania dan Asia memiliki pemrograman yang dipusatkan pada kehidupan liar di wilayah lokalnya. Program populer meliputi:
  • Bug Brother
  • The Kill Zone
  • Gone Wild
  • Killer Instincts
  • Wild Asia
  • Crittercam

Ketersediaan

Saluran ini mencapai angka 10.5 juta rumah di Britania melalui penyedia TV berlangganan Sky Digital, Virgin Media. Di Republik Irlandia, saluran ini disaksikan 500.000 penonton melalui UPC Ireland dan Sky Digital. Di Asia, saluran ini disiarkan melalui Star Hub dan Now TV. Showtime Arabia menyiarkan saluran ini bagi penonton Timur Tengah.
Menurut laporan pers, NGCI dijadwalkan meluncurkan saluran ini secara global, dengan perluasan ke Eropa, Afrika Selatan dan Israel.
Saluran ini dibuka di Amerika Latin pada tanggal 1 November 2009. Kemudian saluran ini diluncurkan di Australia pada tanggal 15 November 2009.
Nat Geo Wild diluncurkan di Australia pada tanggal 15 November 2009.
Saluran ini diluncurkan di Amerika Serikat pada tanggal 29 Maret 2010, menggantikan Fox Reality Channel.[3][4] Saat ini tersedia di Time Warner Cable, Comcast, Cox Communications, Verizon Fios dan AT&T U-verse. Dish Network tidak mencapai kesepakatan peluncuran saluran tersebut, tapi mulai menyiarkan saluran ini pada tanggal 19 April. DirecTV dan Mediacom juga gagal mencapai kesepakatan untuk siaran saluran pada peluncuran saluran ini dan saat ini masih menyiarkan Fox Reality Channel, namun DirecTV berhenti menyiarkan Fox Reality Channel dan meluncurkan National Geographic Wild pada tanggal 30 Juni 2010.

National Geographic Adventure

Nat Geo Adventure
Logo Nat Geo Adventure digunakan di seluruh dunia
Diluncurkan 1 November 1999
Pemilik National Geographic Society
Nama sebelumnya Adventure One
Situs web natgeoadventure-asia.tv Asia
natgeo.com.au/a1 Australia
Ketersediaan
Satelit
ADD Timteng
Austar Australia Saluran 517
DialogTV Sri Lanka Saluran 22
Dish TV India Saluran 32008
Foxtel Australia Saluran 517
SelecTV Australia Saluran 47
SKY Italia Italia Saluran 404
Skywave Makau Saluran 11
TrueVisions Thailand Saluran 38
Yes TV Timteng Saluran 35
My TV Afrika Saluranl 07
Big TV India Saluran 3480
MRTV Myanmar Saluran 14
Aora TV Indonesia Saluran 202
Indovision Indonesia Saluran 247
Kabel
SkyCable Platinum Filipina Saluran 124
TrueVisions Thailand Saluran 38
Star Hub Singapura Saluran 73
First Media Indonesia Saluran 36
Channel 8 Papua Nugini Saluran 08
VietBao CATV Vietnam Saluran 26
Cable TV Hong Kong Hong Kong Saluran 56
IPTV
Now TV Hong Kong Saluran 217
HKBN bbTV Hong Kong Saluran 305
IndosatM2 Indonesia Saluran 160
National Geographic Adventure, sebelumnya bernama Adventure One (A1) tapi saat ini dikenal sebagai Nat Geo Adventure, sebuah saluran TV berlangganan bagian dari National Geographic Channels International. Ditujukan pada penonton muda, menyediakan pemrograman yang didasarkan pada petualangan luar, perjalanan dan cerita mengenai orang yang bersenang-senang ketika menjelajahi dunia.
National Geographic Adventure juga merupakan majalah yang berafiliasi dengan National Geographic Society. Majalah ini mencakup perjalanan petualangan, masalah lingkungan, ilmu pengetahuan alam dan topik lain yang berkaitan dengan kegiatan luar.
Australia, Asia Pasifik, Eropa dan Timur Tengah menyiarkan saluran petualangan baru ini, tapi Britania Raya yang sebelumnya menyiarkan A1 memutuskan untuk menggantikannya dengan Nat Geo Wild.[1]
Di awal 2008, National Geographic Adventure Channel Australia dan National Geographic Adventure Channel Italia meluncurkan fitur berbagi video barunya di situs webnya yang bernama Blognotes.

National Geographic Indonesia


National Geographic Indonesia diresmikan pada tanggal 28 Maret 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disaksikan oleh pimpinan Kelompok Kompas Gramedia, Jakob Oetama. Majalah ini pertama kali diterbitkan pada bulan April 2005 oleh Gramedia Majalah.

Kegiatan

  • Fotografi Laut Dalam
Sebelum resmi diluncurkan, National Geographic Indonesia mengadakan presentasi dan diskusi foto bertema Fotografi Laut Dalam bersama Emory Kristof, fotografer National Geographic pada tanggal 24 Januari 2005. Kegiatan ini lalu dilanjutkan dengan pameran rangkaian foto karya Emory di Gedung Arsip Nasional.
  • Pameran Arkeologi
Usai peresmian di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, National Geographic Indonesia mengadakan pameran arkeologi Indonesia. Acara yang digelar pada 29 Maret-3 April 2005 diakhiri dengan presentasi dan pemutaran film orang kerdil (Homo floresiensis) dari Flores, Nusa Tenggara Timur oleh tim peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.
  • Pameran Foto Cheng Ho
National Geographic Indonesia turut ambil bagian dalam Peringatan 600 Tahun Perjalanan Laksamana Cheng Ho yang dipusatkan di Semarang, Jawa Tengah. Selama lima hari, 37 Agustus 2005, diadakan Pameran Foto Cheng Ho karya Michael Yamashita, fotografer National Geographic yang mendapat penugasan untuk membuat foto napak tilas sang laksamana yang digelar di PPRP Semarang.
Pada tanggal 4 Agustus 2005 malam, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Marie Elka Pangestu, berkesempatan membuka dan menyapa sang fotografer yang kebetulan tengah singgah dalam rangka penelusuran jejak sejarah Cheng Ho bersama awak National Geographic Television. Selepas pembukaan, Mike menampilkan presentasi fotografi yang diikuti dengan antusisas oleh ratusan anggota National Geographic Society di Indonesia.
Melanjutkan sukses serupa di Bangka dan Semarang, pameran foto liputan Cheng Ho dilanjutkan ke Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat. Setelah itu, pameran diboyong ke Jakarta, Surabaya, dan Medan.
  • Penelitian Orang Pendek di Kerinci
Sejak 22 September 2005, Dr. Peter U Tse, penerima hibah Expedition Council National Geographic Society, melakukan penelitian tentang orang kerdil di Kerinci, Jambi selama dua tahun. Bersama timnya, Dr. Tse memasang kamera perangkap dalam rangkaian penelitian untuk membuktikan keberadaaan misteri yang belum juga terkuak hingga kini. Pada hari pertamanya di Sungaipenuh, Dr. Tse dan tim, yang diikuti pula National Geographic Indonesia, mendapat sambutan hangat dari Bupati Kerinci, H. Fauzi Siin.
  • Teleskop Antariksa Spitzer
Menyambut liputan keunggulan Teleskop Antariksa Spitzer, National Geographic Indonesia menggelar presentasi di planetarium dan observatorium milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 17 Desember 2005. Bambang Hidayat, salah seorang dewan pakar majalah ini, dan Widya Sawitar dari planetarium mengajak 500 pendaftar terawal dari anggota National Geographic Society untuk mendalami teleskop yang mengungkap tempat kelahiran bintang-bintang.
  • Rock Art Exhibition 2006
National Geographic Indonesia membuka mata masyarakat Indonesia dengan gelaran Rock Art Exhibition 2006. Acara pada awal tahun 2006 ini digelar di tiga kota, Jakarta, Balikpapan, dan Sangatta, Kalimantan Timur. Acara ini didukung penuh oleh PT Kaltim Prima Coal serta dibantu oleh beberapa institusi, seperti Balai Arkeologi Kalimantan, Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (HIKESPI), Le Kalimantanthrope, dan PP Seni Rupa Institut Teknologi Bandung.

sejarah berdirinya national geographic

Yayasan National Geographic didirikan di Amerika Serikat pada tanggal 27 Januari 1888 oleh 33 orang yang tertarik meningkatkan pengetahuan geografi mereka. Gardiner Greene Hubbard menjadi presiden pertama dan kemudian digantikan oleh menantunya, Alexander Graham Bell. Yayasan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan umum tentang geografi dunia dan pada akhirnya mensponsori penerbitan majalah bulanan National Geographic.

National Geographic saat ini telah terbit di 60 negara dalam 30 bahasa dengan oplah lebih dari 9,5 juta eksemplar per bulan. 




berawal dari National Geographic Magazine:

Cover of January 1915 National Geographic
Artikel utama: National Geographic (majalah)
Sampul Januari 1915 National Geographic

National Geographic Magazine, kemudian disingkat menjadi National Geographic, menerbitkan edisi pertama (Oktober 1888) sembilan bulan setelah Masyarakat didirikan sebagai jurnal resmi Masyarakat, manfaat untuk bergabung dengan bebas pajak National Geographic Society. Majalah ini telah memiliki selama bertahun-tahun perbatasan kuning merek dagang di sekitar tepi sampulnya.

Ada 12 isu bulanan National Geographic per tahun, ditambah setidaknya empat suplemen peta tambahan. Pada kesempatan langka, isu-isu khusus majalah juga diciptakan. majalah ini berisi artikel tentang geografi, ilmu pengetahuan populer, sejarah dunia, budaya, peristiwa terkini dan fotografi tempat dan hal-hal di seluruh dunia dan alam semesta. National Geographic majalah saat ini diterbitkan dalam edisi 32 bahasa di banyak negara di seluruh dunia. Gabungan Inggris dan sirkulasi bahasa lain hampir sembilan juta setiap bulan dengan lebih dari lima puluh juta pembaca bulanan. 



  acara televisi:

Program oleh National Geographic Society juga disiarkan di televisi . National Geographic spesial televisi serta serial televisi telah ditayangkan di PBS dan jaringan lain di Amerika Serikat dan global selama bertahun-tahun. Seri Geografis di AS dimulai pada CBS pada tahun 1964, pindah ke ABC pada tahun 1973 dan pindah ke PBS (dihasilkan oleh WQED , Pittsburgh ) pada tahun 1975. National Geographic Channel, yang diluncurkan pada bulan Januari 2001, merupakan perusahaan patungan dari National Geographic Television & Film dan Fox Broadcasting Company . Ia telah menampilkan tokoh-tokoh cerita di berbagai ilmiah seperti Louis Leakey , Jacques Cousteau , atau Jane Goodall yang tidak hanya menampilkan karya mereka, tetapi membantu membuat mereka terkenal di dunia dan dapat diakses oleh jutaan. Mayoritas spesial yang diriwayatkan oleh berbagai pihak, termasuk Glenn Close , Stacy Keach , Richard Kiley , Susan Sarandon , Martin Sheen dan Peter Strauss . 'Tema Musik spesial, oleh Elmer Bernstein , juga diadopsi oleh National Geographic Channel. National Geographic Channel telah mulai meluncurkan sejumlah saluran subbranded di pasar internasional, seperti Nat Geo Wild, Nat Geo Adventure, Nat Geo Junior, dan Nat Geo Music.

National Geographic Film, seorang kena pajak anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya dari National Geographic Society, juga telah menghasilkan sebuah film berdasarkan buku harian seorang komandan kapal selam Rusia dibintangi Harrison Ford di K-19: The Widowmaker , dan yang terakhir retooling sebuah film dokumenter buatan Perancis untuk distribusi AS dengan skor baru dan script diriwayatkan oleh Morgan Freeman disebut March of the Penguins , yang menerima Academy Award untuk Dokumenter Terbaik di tahun 2006. Setelah rekor $ 77.000.000 kotor teater di Amerika Serikat, lebih dari empat juta kopi DVD March of the Penguins telah terjual. National Geographic Film meluncurkan sebuah film fitur baru pada bulan Juli disebut Arctic Tale , menampilkan kisah dua keluarga walrus dan beruang kutub. Queen Latifah adalah narator film ini. Terinspirasi oleh Majalah National Geographic artikel, National Geographic dibuka pada bulan Oktober 2007 D besar format-3 dan 3-D film Realita disebut Sea Monster, dengan skor musik oleh Peter Gabriel. National Geographic Films adalah co-produksi dengan Edward Norton dan Brad Pitt jam mini seri-10 dari Steven Ambrosius memenangkan penghargaan Tanpa rasa takut Keberanian: Meriwether Lewis , Thomas Jefferson dan Pembukaan Barat Amerika HBO .

  Dukungan untuk penelitian dan proyek:

Masyarakat telah membantu banyak sponsor ekspedisi dan proyek-proyek penelitian selama bertahun-tahun, termasuk:

Codex Tchacos - Konservasi dan terjemahan dari salinan yang masih hidup hanya dikenal dari Injil Yudas
Ian Baker - Temukan air terjun tersembunyi dari Gorge Tsangpo , Tibet
Robert Ballard - RMS Titanic (1985) dan John F. Kennedy 's PT-109 (2002) penemuan
Robert Bartlett - Arctic Eksplorasi (1925-1945)
George Bass - Undersea arkeologi - Zaman Perunggu perdagangan
Lee Berger - jejak Terlama dari manusia modern yang pernah ditemukan
Hiram Bingham - Machu Picchu Penggalian (1915)
Richard E. Byrd - Pertama terbang di atas Kutub Selatan (1929)
Jacques-Yves Cousteau - Undersea eksplorasi
Mike Fay - MegaTransect (1999) dan MegaFlyover (2004) di Afrika
Dian Fossey - gorila Mountain
Birute Galdikas - Orangutan
Jane Goodall - Simpanse
Robert F. Griggs - Lembah Sepuluh Ribu merokok (1916)
Heather Halstead - Dunia Circumnavigations dari Jangkauan Dunia
Louis dan Mary Leakey - Penemuan laki-laki Zinjathropus , lebih dari 1,75 juta tahun
Gustavus McLeod - Pertama terbang ke Kutub Utara dalam kokpit pesawat udara terbuka
Robert Peary dan Henson Matius - Kutub Utara Ekspedisi (1905)
Paul Sereno - Dinosaurus
Will Steger - Eksplorasi Kutub & Pertama Explorer-in-Residence 1996 [9]
Spencer Wells - Proyek Genographic
Xu Xing - Penemuan fosil dinosaurus di Cina yang memiliki bulu yang berbeda

Masyarakat mendukung proyek-proyek sosial berbasis, termasuk Aina , sebuah Kabul berdasarkan organisasi-didedikasikan untuk mengembangkan media Afghanistan yang independen, yang didirikan oleh salah satu masyarakat paling terkenal fotografer, Reza .

Masyarakat juga mensponsori National Geographic Bee , sebuah kontes geografis tahunan bagi siswa sekolah menengah Amerika. Lebih dari empat juta mahasiswa tahun memulai kompetisi geografi lokal, yang berujung pada sebuah kompetisi nasional masing-masing pemenang masing-masing negara Mei di Washington, DC Alex Trebek telah dimoderasi kompetisi final sejak kompetisi dimulai beberapa tujuh belas tahun yang lalu. Setiap dua tahun, Society menyelenggarakan kompetisi geografi internasional bersaing tim dari seluruh dunia. Yang paling terakhir diadakan di Mexico City pada tanggal 15 Juli 2009, dan memiliki perwakilan dari 15 tim nasional. Tim dari Kanada muncul sebagai pemenang, dengan tim dari Amerika Serikat dan Polandia di tempat kedua dan ketiga.